Celotehan Salik

Kholiqul Fatah AA

14 x 20

Rp. 35.000

85 hlm

Buku “Celotehan Salik” merupakan kumpulan puisi yang menggambarkan perasaan kebingungan dan rasa cinta terhadap Allah. Dalam setiap untaian kalimatnya, para penulis pemula yang mencintai Tuhan mengekspresikan keraguan, ketidakpastian, dan kekaguman mereka terhadap Sang Pencipta. Puisi-puisi ini mengajak kita merenung tentang eksistensi, spiritualitas, dan hubungan dengan Yang Maha Kuasa

Dalam hening malam, para salik (penjelajah spiritual) menemukan diri mereka terperangkap dalam kebingungan. Mereka merenung tentang eksistensi, tentang Tuhan yang begitu dekat namun juga begitu jauh. Dalam setiap bait puisi, mereka mencoba mengurai benang-benang rasa cinta dan kerinduan yang mengalir di hati.

  1. Kebingungan: Puisi-puisi pertama menggambarkan perjalanan salik yang terombang-ambing antara dunia lahir dan batin. Mereka bertanya-tanya tentang makna hidup, tentang hakikat keberadaan, dan tentang apa yang sebenarnya mereka cari.
  2. Cinta Terhadap Allah: Di tengah kebingungan, ada cinta yang membara. Cinta yang tak terucapkan, namun terasa dalam setiap hela nafas. Salik mencintai Allah dengan segala kebingungannya. Mereka merindukan-Nya, mengagumi-Nya, dan berusaha memahami-Nya melalui puisi-puisi yang penuh dengan metafora dan simbol.

Penulis antologi ini adalah orang-orang yang baru memulai perjalanan spiritualnya. Dia belum memiliki jawaban pasti, namun berani mengekspresikan keraguan dan kecintaan mereka melalui kata-kata. Puisi-puisi ini adalah ungkapan hatinya yang mencari, yang merenung, dan yang ingin lebih dekat dengan Allah.

Buku “Celotehan Salik” mengajak kita merenung tentang kebingungan dan cinta yang tak terbatas. Dalam setiap halaman, kita menemukan jejak-jejak pencarian dan kerinduan yang menghubungkan kita dengan Yang Maha Kuasa.