SYUKUR (Antara Tanya dan Terima)


Resi Felycia Adisti

Buku ini tentang seorang gadis yang belajar memahami takdir dalam kehidupannya. Tuhan memberi pemahaman bahwa Tawa dan Tangis yang tertuang dalam catatan takdir insannya adalah sebuah tanya yang nanti ia akan tahu jawabannya dan lantas akan belajar menerima. Sebab segala rasa segala tawa dan segala yang ada pada dunia ini hanya, sebuah naskah yang belum bisa ditebak akhirnya, tidak ada cara lain selain bersyukur dan terus berusaha menjadi lebih baik.

Ada kalanya perasaan itu tiba-tiba merasa bahwa hidup itu sering terasa seperti hujan yang tak bisa ditebak. Kadang deras, kadang hanya meninggalkan aroma tanah basah yang sunyi. Tenang, damai dan mulai berjalan di bawah hujan itu lalu sedikit bertanya;

Mengapa ini terjadi padaku? Mengapa jalan ini terasa berat?

Pertanyaan-pertanyaan itu mulai menempel pada hati Kadang membuatnya sedikit gemetar, kadang membuatnya sedikit terdiam, Namun di antara tanya-tanya itu ada ruang kecil untuk penerimaan.

Menerima bukan berarti pasrah. Menerima adalah seni melihat kenyataan dengan mata yang lembut dengan hati yang perlahan belajar menundukkan dan percaya, bahwa segalanya adalah rencana indah sang penguasa semesta dan dari tempat itu dari tanya dan terima muncul cahaya kecil bernamakan syukur, syukur yang tak selalu riang, meski kadang tak sempat untuk diucapkan, tetapi menenangkan, menguatkan, dan memberi arti.

Buku ini adalah perjalanan kecil untuk hati yang ingin bertanya untuk jiwa yang ingin belajar menerima dan untuk jiwa yang ingin menemukan kedamaian melalui syukur. Tidak ada jawaban dalam buku ini. Hanya catatan kecil, bisikan dan doa yang diharapkan mampu menemani diri di setiap langkah, di setiap detik di antara tanya dan terima.

Selamat berjalan, dan selamat menemukan cahaya syukurmu sendiri

A5 (14,8X21 cm)

122 halaman

Softcover

Rp. 40.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *