BUS SELAWAT,
DALAM KENANGAN AJYAD

Surur Anbarsa

Untuk memudahkan jamaah haji dalam melaksanakansalat jamaah di tanah suci Mekah, Pemerintah Arab Saudimenyediakan armada berupa bus selawat yang secara konsistenmembantu antar-jemput para jamaah dari hotel ke Masjid alHaram.Istilah “selawat” di telinga orangIndonesiamengesankan makna khusus doa kebaikan untuk Baginda NabiMuhammad SAW. Lebih jauh lagi, sebagian orang awammengasosiasikan istilah selawat dalam bentuk kasidah yangdiiringi musik atau tabuhan hadrah. Tidak heran jika sebagianjamaah haji Indonesia pada saat naik bus selawatmempertanyakan, “Katanya bis selawat, mana selawatnya?”Hal ini mengusik pikiranku. Karena saat diserap daribahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, kata selawat mengalamipergeseran makna.Dalam bahasa Arab, kata selawat merupakan bentukjamak dari kata salat, yang secara etimologis berarti doa.Berselawat Nabi berarti mendoakan kebaikan untuk Nabi.Kemudian, kata salat dan selawat digunakan secara terminologisoleh umat Islam sebagai istilah untuk serangkaian ibadah yangdimulai dengan takbir dan diakhiri salam. Jadi, kata salat danselawat dalam bahasa Arab punya makna yang sama.Berbeda dalam bahasa Indonesia, kata salat dan selawatdigunakan untuk makna yang berbeda. Dalam bahasa Indonesia,kata salat bermakna ibadah, sementara kata selawat bermaknadoa kebaikan untuk Nabi. Oleh karena itu, memahami istilah bus selawat harus dikembalikan pada istilah terminologis dalam bahasa Arab, yaitu ibadah salat. Jadi, bus selawat dinamakan demikian karena bus tersebut digunakan untuk mengantarkan jamaah haji melaksanakan salat jamaah di Masjid al-Haram.

14,8 x 21 cm

Rp.65.000,-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *